Masjid Zayed Solo Pusat Fasilitas Pendidikan dan Pengembangan Keagamaan

Jama'ah Rihlah Masjidiyah PD DMI Kota Surabaya berfoto depan mushaf Al-Quran raksasa
Jama'ah Rihlah Masjidiyah PD DMI Kota Surabaya berfoto depan mushaf Al-Quran raksasa

Bagikan postingan :

KabarMasjid.Id, Solo – Banyak sekali ilmu dan informasi yang didapatkan pengurus PD dan PC DMI Kota Surabaya saat Rihlah Masjidiyah ke Masjid Syech Zayed Solo, Kamis malam (30/10).

Masjid yang dibangun atas pemberian hadiah dari Uni Emirat Arab (UEA) tersebut merupakan simbol persahabatan antarkedua negara saat Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Oleh karena itu, pembangunan masjid yang kelihatan megah tersebut dikebut cukup 1 tahun. “Dimulai tahun 2020 dan selesai tahun 2021. Peresmiannya tanggal 14 November 2022,” jelas Farid Nur Hidayat, S.I.Kom, Humas Masjid Syeh Zayed Solo.

Menariknya, lanjut Farid, arsitektur Masjid Zayed ini merupakan miniatur dari masjid yang ada Timur Tengah, khususnya di Abu Dhabi.

(Jama’ah Rihlah Masjidiyah PD DMI Kota Surabaya berfoto di salah satu sudut serambi Masjid Syeh Zayed Solo)

“Meskipun demikian, masjid ini juga memiliki sentuhan budaya lokal. Seperti karpetnya, dipilih motif batik kawung yang terlihat pada beberapa bagian lantai,” tuturnya.

Selain tempat ibadah, masjid ini juga akan dilengkapi dengan Islamic Center yang menjadi pusat pendidikan Islam, perpustakaan, ruang VIP.

Terdapat juga mushaf Al-Quran raksasa yang diletakkan di serambi sebelum masuk ruang utama masjid. Mushaf tersebut dibuat oleh Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo dan proses penulisan awalnya dilakukan oleh Presiden Jokowi sendiri di tahun 2017.

“Ukuran mushaf ini 3 x 2 meter saat dibuka dan 2 x 1,5 meter saat ditutup.
Beratnya mencapai 500,1 kg,” jelas Farid.

Oleh karena itu, tak heran jika masjid yang didanai oleh kerajaan UEA itu saat ini menjadi jujugan kaum muslimin, khususnya saat liburan atau Bulan Ramadhan.

“Alhamdulillah, menjadi salah satu destinasi wisata religi yang populer di tanah air. Hal itu sekaligus menjadi berkah bagi masyarakat Solo,” kata Farid. (fud)

E-Buletin