Masjid Negara IKN Nusantara: Simbol Moderasi Beragama yang Ditargetkan Rampung Akhir 2025

masjid ikn

Bagikan postingan :

KabarMasjid.id – Proyek pembangunan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan. Masjid yang digadang-gadang akan menjadi ikon toleransi dan kebanggaan baru Indonesia ini dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter persegi dengan kapasitas mencapai 61.000 jemaah.

Pembangunan dimulai sejak November 2023 dan dilakukan seremoni groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Januari 2024. Proyek ini ditangani oleh konsorsium PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya, dengan anggaran mencapai Rp 940 hingga 973 miliar dari dana APBN.

Progres Fisik & Jadwal Penyelesaian

Hingga Mei 2025, progres pembangunan mencapai sekitar 60 persen. Sebelumnya, pada akhir 2024, proyek telah menuntaskan tahap topping-off atau penutupan atap dengan capaian 40 persen.

Target awal penggunaan masjid untuk Salat Idul Fitri 2025 harus ditunda karena sejumlah revisi desain, tantangan cuaca, dan struktur tanah. Kini, pemerintah menargetkan penyelesaian penuh pada kuartal IV tahun 2025. Meski begitu, sebagian area diharapkan sudah dapat difungsikan pada bulan Ramadhan tahun depan.

Desain Futuristik Bernuansa Kearifan Lokal

Masjid Negara IKN didesain oleh seniman ternama Nyoman Nuarta, dengan bentuk kubah menyerupai sorban dan elemen air yang mengelilinginya. Empat menara tinggi menjulang merepresentasikan empat sifat nabi dan arah mata angin, mempertegas filosofi kerukunan dan keberagaman Nusantara.

Masjid ini juga mengusung konsep green building, memanfaatkan material ramah lingkungan, kolam retensi air, ventilasi alami, dan lanskap hijau sebagai bagian dari desainnya. Luas bangunan masjid mencapai 61.596 meter persegi, dilengkapi area komersial dan ruang terbuka spiritual.

Pusat Spiritualitas Nusantara

Presiden Jokowi menegaskan, masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ikon toleransi dan moderasi beragama di Ibu Kota baru. Ke depannya, kawasan spiritual IKN juga akan dilengkapi dengan rumah-rumah ibadah lainnya—seperti gereja, pura, vihara, hingga klenteng—untuk mencerminkan semangat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Dengan pendekatan arsitektur megah dan filosofi inklusif, Masjid Negara IKN bukan hanya akan menjadi landmark baru di Kalimantan Timur, tetapi juga simbol masa depan Indonesia yang harmonis, hijau, dan berpijak pada nilai-nilai keimanan. (*)

E-Buletin