Gelorakan Semangat Kebersamaan, H. Barokah Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DMI Sukolilo

Screenshot_20260612_172407_InShot-696x705

Bagikan postingan :

Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Sukolilo sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Jumat, 12 Juni 2026. Bertempat di Pendopo Kecamatan Sukolilo, forum tertinggi tingkat kecamatan ini tidak hanya menjadi momentum regenerasi kepemimpinan, tetapi juga wadah penguatan visi kemakmuran masjid di wilayah Surabaya Timur.

Mengangkat tema “Guyub Bareng, Baik Bareng”, agenda ini dihadiri oleh para tokoh agama, jajaran birokrasi, serta perwakilan takmir masjid dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Sukolilo.

Sinergi Ormas Islam dan Forkopimcam

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DMI Kota Surabaya, KH. Miftah Jauhari, menggarisbawahi makna mendalam di balik tema yang diusung. Menurut beliau, kebersamaan adalah kunci utama dalam mengelola organisasi keumatan seperti DMI. Kepengurusan yang baru dibentuk dituntut untuk membuka diri dan merangkul seluruh elemen strategis.

“Pengurus DMI harus merangkul Forkopimcam dan seluruh organisasi Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, serta organisasi lainnya. Dengan kebersamaan tersebut, semua pihak dapat berkontribusi dalam memakmurkan rumah Allah,” tegas KH. Miftah Jauhari.

Masjid sebagai Pusat Strategi Melawan Kemiskinan

Senada dengan hal tersebut, Camat Sukolilo, Muhammad Aries Hilmi, M.KP., menyoroti pentingnya merevitalisasi fungsi sosial masjid di era modern. Ia merefleksikan sejarah peradaban Islam, di mana masjid pada zaman Rasulullah SAW tidak hanya sekadar tempat ritual ibadah, melainkan episentrum peradaban dan penyusunan strategi umat.

“Dahulu, pada zaman Nabi, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat strategi perang. Saat ini, masjid semestinya menjadi tempat menyusun strategi perang melawan kemiskinan di Kota Surabaya,” ujar Aries Hilmi, menantang para pengurus baru untuk melahirkan program-program pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.

Musyawarah Mufakat: Terpilih secara Aklamasi

Proses jalannya persidangan Muscab berlangsung dengan sangat kondusif, lancar, dan demokratis. Kemudi sidang dipimpin langsung oleh Camat Sukolilo, Muhammad Aries Hilmi, didampingi oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukolilo, Prof. Dr. KH. Moh. Mukhrojin, yang bertindak sebagai sekretaris sidang.

Suasana guyub benar-benar tercermin saat Prof. Mukhrojin meminta pandangan dari seluruh perwakilan takmir masjid dari 7 kelurahan mengenai mekanisme pemilihan. Tanpa perdebatan panjang, seluruh peserta rapat sepakat untuk memilih jajaran pengurus baru melalui musyawarah mufakat atau aklamasi.

Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, H. Barokah resmi ditetapkan sebagai Ketua PC DMI Kecamatan Sukolilo untuk periode mendatang. Guna menyokong roda organisasi, forum juga menetapkan jajaran pengurus inti sebagai berikut:

  • Ketua: H. Barokah
  • Wakil Ketua: Ustad Abdurochim
  • Sekretaris: Ust. Ahmad Mahmudi
  • Wakil Sekretaris: Ust. Kusnadi
  • Bendahara: Ust. Rosulin
Langkah Strategis: Menyusun Departemen Kerja Masa Depan

Pasca-penetapan struktur pengurus inti, agenda krusial berikutnya yang langsung dihadapi oleh H. Barokah beserta jajarannya adalah merumuskan dan menyusun departemen-departemen khusus. Kehadiran departemen ini dinilai sangat vital sebagai perpanjangan tangan pengurus dalam mengeksekusi program kerja PC DMI Kecamatan Sukolilo ke depan.

Sesuai dengan tantangan yang dilemparkan oleh Camat Sukolilo dan Wakil Ketua DMI Kota Surabaya, departemen-departemen ini nantinya akan diisi oleh kader-kader berkompeten yang merepresentasikan berbagai ormas Islam di Sukolilo. Fokus utamanya mencakup pembagian bidang yang lebih spesifik, mulai dari bidang pemberdayaan ekonomi umat dan zakat (sebagai implementasi perang melawan kemiskinan), bidang idarah (manajemen organisasi), imarah (kemakmuran kegiatan masjid), bidang riayah (pemeliharaan fisik bangunan dan lingkungan), hingga bidang pemuda dan remaja masjid.

Langkah taktis penyusunan departemen ini diharapkan rampung dalam waktu dekat, sehingga PC DMI Sukolilo bisa segera tancap gas mengaktualisasikan slogan “Guyub Bareng, Baik Bareng” menjadi gerakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh jemaah dan masyarakat di Kecamatan Sukolilo.

Rangkaian acara Muscab kemudian ditutup dengan khidmat melalui pembacaan doa bersama, disusul dengan sesi dokumentasi foto bersama antara pengurus terpilih, peserta, dan para tamu undangan. (AMC)

E-Buletin